<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Alam Bandung &#187; Kegiatan di Luar</title>
	<atom:link href="http://sekolahalambandung.com/category/kegiatan-di-luar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahalambandung.com</link>
	<description>Sekolah Terindah dalam Hidupku</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 17:32:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>&#8220;Outing&#8221; ke Situ Cileunca</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2008/06/situ-cileunca/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2008/06/situ-cileunca/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 00:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah besok Rabu, 4 Juni, Sekolah Alam Bandung akan menyelenggarakan acara pergi bersama ke Situ Cileunca. Acara rutin ini termasuk arung jeram yang sudah ditunggu-tunggu siswa.

Siang nanti, pukul 13.00, akan diselenggarakan pertemuan ketua Dewan Kelas, tentang rencana outing tersebut, sehingga tulisan lebih lengkap akan ditambahkan nanti.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Allah besok Rabu, 4 Juni, Sekolah Alam Bandung akan menyelenggarakan acara pergi bersama ke Situ Cileunca. Acara rutin ini termasuk arung jeram yang sudah ditunggu-tunggu siswa.</p>

<p>Siang nanti, pukul 13.00, akan diselenggarakan pertemuan ketua Dewan Kelas, tentang rencana <i>outing</i> tersebut, sehingga tulisan lebih lengkap akan ditambahkan nanti.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2008/06/situ-cileunca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TK B: Outing ke Gelanggang Samudra Ancol</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2007/05/tk-b-outing-ke-gelanggang-samudra-ancol/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2007/05/tk-b-outing-ke-gelanggang-samudra-ancol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2007 05:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2007/05/31/tk-b-outing-ke-gelanggang-samudra-ancol/</guid>
		<description><![CDATA[Lesson plan bulan April kan temanya hewan, jadi pada hari Kamis, 26 April 2007, TK B outing ke Gelanggang Samudra &#8211; Ancol. Semua anak TK B (12 orang) ikut didampingi orang tua masing-masing. Pak Soleh, Bu Zulfa dan Pak Eko tentu saja turut serta. Total rombongan yang berangkat berjumlah 38 orang.

Jadwalnya, semua berkumpul di parkiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/gelanggang_samudra.jpg" height="170" />Lesson plan bulan April kan temanya hewan, jadi pada hari Kamis, 26 April 2007, TK B outing ke Gelanggang Samudra &#8211; Ancol. Semua anak TK B (12 orang) ikut didampingi orang tua masing-masing. Pak Soleh, Bu Zulfa dan Pak Eko tentu saja turut serta. Total rombongan yang berangkat berjumlah 38 orang.</p>

<p>Jadwalnya, semua berkumpul di parkiran Dago Tea House pukul 05.30. Yang pertama datang Ikhsan, lho! Kata Bundanya, Ikhsan begitu semangat sampai jam 04.00 pagi udah bangun dan langsung siap-siap. Berikutnya Adin, lalu Bu Zulfa bersama Yudo, diikuti oleh teman-teman lain. Seharusnya kami berangkat jam 06.00 tapi molor setengah jam menunggu yang telat datang.</p>

<p><span id="more-68"></span></p>

<p><img align="left" width="150" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/pak_soleh.jpg" height="205" />Di bis, sebagian anak-anak bikin &#8220;kubu&#8221; di belakang sama Bu Zulfa, main tebak-tebakan. Sementara Yudo, Ikhsan, Bryan, dan Kelana di depan nonton VCD Ultraman-nya Yudo.</p>

<p>Mendekati kemacetan di pintu tol Pondek Gede, Pak Soleh mengumpulkan anak-anak buat main tebak-tebakan hewan. Yang tebakannya benar dapat hadiah.</p>

<p>&#8220;Sebelum menebak, kalian harus menanyakan ciri-ciri hewan tersebut. Nanti Pak Soleh menjawab &#8216;ya&#8217; atau &#8216;tidak&#8217;. Kalau kira-kira sudah jelas ciri-cirinya, baru kalian tebak nama binatangnya, ya.&#8221; jelas Pak Soleh.</p>

<p>&#8220;Ciri-ciri itu apa sih, Pak Soleh?&#8221; tanya Haikal yang duduk di pangkuan Pak Soleh.<br />
&#8220;Ciri-ciri itu misalnya apakah hewan itu berkaki 4, atau apakah hewan itu hidup di darat, atau apakah hewan itu makan rumput. Begitu.&#8221; urai Pak Soleh lagi.</p>

<p>Anak-anak langsung semangat nebak deh! Soalnya yang benar tebakannya, dapet hadiah yang dibungkus koran. Nggak perlu takut nggak kebagian hadiah, soalnya yang udah dapet hadiah nggak boleh nebak lagi. Tapi boleh mbantuin temennya dengan cara menanyakan ciri-ciri hewan yang harus ditebak.</p>

<p>Pertanyaan favoritnya anak-anak adalah &#8220;Apakah berkaki empat?&#8221;. Wah, anak-anak hebat deh. Semua teka-teki Pak Soleh bisa dijawab bareng-bareng. Siplah&#8230;</p>

<p>Selesai tebak-tebakan, giliran Pak Soleh memainkan gitar mengiringi anak-anak bernyanyi. Lagu andalan anak-anak? Apalagi kalau bukan &#8220;Memandang langit dari atas bukit&#8230;&#8221; Anak-anak Sekolah Alam gitu lho. Yah lagunya tentang keindahan alam dong&#8230;</p>

<p><img align="right" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/peta.jpg" height="170" />Tak terasa, bus semakin mendekati Ancol. Di pintu gerbang, Bunda Yudo turun untuk mengurus tiket masuk. Kalau rombongan, masuk ke Ancol dapat potongan harga. Yang asalnya bayar 50.000 (tiket masuk Ancol + tikel Gelanggang Samudra) jadi 40.000 saja. Lumayan kan?</p>

<p>Pk 09.30, bus sampai tepat di depan di Gelanggang Samudra. Anak-anak berbaris masuk dengan tertib sambal membawa tiket masuk yang dibagikan oleh Bunda Yudo. Wah, arsitektur Gelanggang Samudra yang baru direhabilitasi ini memang bagus banget!</p>

<p><img align="left" width="150" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/patung_ikan.jpg" height="205" />New Gelanggang Samudra Ancol adalah theme park yang terdiri dari tiga kawasan, yaitu 1001 Night Legends, Aztec Land &amp; Carribean Adventures. Pada Kawasan 1001 Night Legends, kita diajak berpetualang memasuki cerita 1001 malam, menikmati bangunan-bangunan, pedestrian &amp; sarana penunjang yang bergaya jaman Abbasyah, salah satunya adalah &#8220;Wahana Sea Catle&#8221;. Di dalam wahana-wahana ini kita dapat menyaksikan kecerdasan dan ketangkasan lumba &#8211; lumba dalam melakukan berbagai macam atraksi yang dikemas dalam cerita &#8220;Aladin dan Putri Yasmin&#8221;, dan aksi singa laut dalam cerita &#8220;Magical Sea Lion&#8221;.<br />
<img align="right" width="150" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/sinema_4dimensi.jpg" height="205" />Di Kawasan Aztec Land, kita diajak berpetualang ke zaman keemasan Suku Aztec, dimana terdapat &#8220;The Pyramids&#8221; yaitu pyramid suku Aztec seluas 2.200m2, tinggi 25 meter dengan ornament khas, didalamnya terdapat &#8220;Sinema 4-D&#8221; terbesar di Asia Tenggara, dan pertama di Indonesia.</p>

<p>Sedangkan kawasan Carribean Adventures akan mengajak pengunjung menikmati wahana permainan interaktif yang berbasis air &amp; petualangan dalam kehidupan bajak laut di negri Karibian pada masa abad pertengahan.</p>

<p><img align="left" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/pentas_satwa.jpg" height="170" />Pentas Aneka Satwa yang terletak di sisi kanan gerbang ternyata sudah memulai pertunjukannya. Jadilah kami menonton aksi binatang-binatang yang pintar. Beruang tampil bertepuk tangan, memakai kalung, naik sepeda, naik mobil, bermain gitar dan bermain bola.  Orang Utan berjoget, bertepuk tangan, naik sepeda dan memakai baju sendiri. Lingsang (Kucing Air) sanggup menaikkan bendera, membuang sampah ke tempatnya, berjualan bakso, menari Jaipong, bermain bola basket dan mendorong bulldozer.<br />
<img align="right" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/pentas_singalaut.jpg" height="170" />Kelar aksi satwa lucu, kami menuju ke pentas singa laut. Ada 3 ekor singa laut yang pentas. Mereka menyambut penonton dengan memberi salam lewat gerakannya yang khas, atraktif, seolah-olah tahu dirinya adalah seorang bintang. Lalu, mereka tidur, mencuci muka, menaikkan bendera dan bertepuk tangan. Juga membuat tiga lingkaran, mengambil gelang dalam air, memakai payung, bermain bola dan menggendongnya.<br />
<img align="left" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/asyik_menonton.jpg" />Selanjutnya giliran pentas lumba-lumba. Di kolam berkedalaman 6 meter dengan auditorium berkapasitas 2.500 orang, 36 ekor lumba-lumba terlatih akan menyapa kita, lewat kelucuan, keakraban dan keanehannya, serta siap memperagakan kecerdasan dan ketrampilan mereka. Dengan berat rata-rata 90 kilogram dan panjang 2 meter, di bawah bimbingan pelatih yang berpengalaman, lumba-lumba akan membuat lingkaran tiga, berhitung, dan yang paling fantastis dan mendebarkan, ketika dengan tangkasnya mereka melompat melewati gelang api.<br />
<img align="right" width="150" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/pentas_lumba2.jpg" height="205" />Saat pertunjukan, hanya 2 lumba-lumba yang beraksi. Mungkin show-nya gantian kali, supaya lumba-lumbanya nggak cape. Anak-anak semangat banget waktu ditawarin naik di atas boat yang ditarik lumba-lumba!</p>

<p>Selain lumba-lumba, ada juga 2 paus putih atau beluga yang tergolong hewan langka, lho! Si Owen dan Nyun-Nyun namanya. Keduanya berasal dari Rusia. Paus putih adalah jenis paus yang paling cerdas dan penting dalam kemiliteran karena memiliki sonar pendeteksi ranjau. Wah, dahsyat kan!</p>

<p>Beluga juga dikenal sebagai &#8220;Kenari Laut&#8221; berkat suaranya yang mencicit dan melengking. Nyanyiannya juga sempat dipertunjukkan kepada pengunjung kali ini. Oh iya, katanya paus putih itu saat lahir kulitnya berwarna hitam atau coklat. Dalam waktu lima tahun, baru berubah jadi putih. Wah, pake kosmetik whitening merk apa ya? He, he, he&#8230;</p>

<p>Terakhir, kita nonton Sinema 4D yang merupakan pertunjukan film 3 dimensi yang ditambah dengan berbagai Special Effects  seperti hembusan angin, cipratan air, getaran &amp; gerakan tempat duduk, kabut &amp; bau &#8211; bauan. Penggunaan special effect ini disesuaikan dengan jalan cerita sehingga akan menambah sensasi yang luar biasa dan dapat membawa kita ikut terlibat langsung dalam petualangan seru dalam film yang kita saksikan. Oh iya, untuk menontonnya kita memerlukan kacamata khusus yang dipinjamkan sebelum memasuki sinema.</p>

<p><img align="left" width="150" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/baloon_race.jpg" height="205" />Sinema 4-D diputar dalam &#8220;The Pyramids&#8221; yaitu pyramid suku Aztec seluas 2.200 m2, tinggi 25 meter dengan ornament khas, memiliki kapasitas 304 tempat duduk dan layar setinggi 14 x 24 meter dimana film berasal dari Belgia, sedangkan teknologi kursi &amp; special effects berasal dari Austria dan diperuntukkan untuk semua usia.</p>

<p>Saking banyaknya penonton, rombongan SAB pun terbagi 2. Jadi yang nonton duluan menunggu rombongan berikutnya yang masih di dalam piramid, sambil makan siang. Sebagian anak pun memanfaatkan waktu untuk mencoba beragam wahana permainan seperti Wahana Ubur-Ubur (Baloon Race) dan Wahana Laga-logon (Kiddy Bumper Car).</p>

<p><img align="right" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/kiddy_bumper_car.jpg" height="170" />Hujan yang sempat turun, tidak menghalangi anak-anak &#8220;terbang&#8221; bersama balon terbang yang mengasyikkan sekaligus cukup memusingkan. Bahkan, saking asyiknya bermain bumper car, anak-anak ada yang memainkannya berkali-kali! Untungnya berlaku tiket terusan. Jadi mau berapa kalipun bermain, yah tidak perlu membeli tiket lagi. Asyik kan!</p>

<p>Untuk menyempurnakan perjalanan kali ini, nggak afdol dong udah di Ancol tapi nggak nyobain berenang di laut. Jarang-jarang kan anak-anak gunung main di laut! </p>

<p><img align="left" width="200" src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/bermain_pasir.jpg" height="170" />Akhirnya, anak-anak pun mencemplungkan diri dengan suksesnya ke laut. Rintik-rintik hujan yang turun dan mengusir pengunjung lainnya, tidak mampu membuat anak-anak SAB berhenti main. Malah makin asyik, pantainya jadi sepi dan lega!</p>

<p>Puas bermain air, anak-anak pun mandi di pancuran dekat pantai. Kemudian jam 5.00 sore, rombongan berkumpul kembali di bus untuk pulang ke Bandung. Huaaah&#8230; cuapek juga nih, tapi seneng bangeeeeet&#8230;..
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2007/05/tk-b-outing-ke-gelanggang-samudra-ancol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TK B Outing ke Bandung TV dan Taman Lalu Lintas</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-b-outing-ke-bandung-tv-dan-taman-lalu-lintas/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-b-outing-ke-bandung-tv-dan-taman-lalu-lintas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2007 09:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2007/04/05/tk-b-outing-ke-bandung-tv-dan-taman-lalu-lintas/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, TK B outing ke Bandung TV dan Taman Lalu Lintas. Kok 2 yah? Sebenarnya ke Taman Lalu Lintas tuh harusnya 2 bulan yang lalu, sesuai dengan tema Alat Transportasi. Sedangkan ke Bandung TV harusnya sebulan yang lalu, karena temanya Alat Komunikasi. Tapi berhubung batal, jadi bulan April ini dirapel outingnya ke 3 tempat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_kantor.jpg" align="left" />Hari ini, TK B outing ke Bandung TV dan Taman Lalu Lintas. Kok 2 yah? Sebenarnya ke Taman Lalu Lintas tuh harusnya 2 bulan yang lalu, sesuai dengan tema Alat Transportasi. Sedangkan ke Bandung TV harusnya sebulan yang lalu, karena temanya Alat Komunikasi. Tapi berhubung batal, jadi bulan April ini dirapel outingnya ke 3 tempat. Rencananya, sesuai dengan tema Hewan, outingnya mau ke Gelanggang Samudra Ancol. Jadi, ntar tunggu aja tanggal mainnya yah&#8230;</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_resepsionis.jpg" align="left" />Sebelum pergi, kita briefing dulu di saung TK B. Bu Zulfa menjelaskan sedikit tentang Bandung TV dan berpesan agar anak-anak tidak ribut di sana. Pertanyaan penting yang diajukan Ozan adalah, &#8220;Kalau kita mau eo&#8217; di sana ada nggak Bu?&#8221;. He, he&#8230; polosnya anak-anak&#8230;</p>

<p>Dari parkiran atas, kita berangkat jam 9 menuju ke kantor Bandung TV di Jl. Sumatera. Di sana kita disambut oleh Pak Wisnu yang langsung membawa kita ke ruang studio. Di studio inilah acara berita direkam.</p>

<p><span id="more-64"></span></p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_studio.jpg" align="left" />Studionya cukup luas. Dindingnya dilapisi kain seperti karpet untuk meredam bunyi. Ada 5 lampu besar yang digantung di langit-langit studio. Studionya dibagi untuk acara bincang-bincang dan acara berita. Setiap acara punya dekorasi latar belakang yang berbeda.</p>

<p>Ketika masuk, anak-anak langsung melihat mbak penyiar yang sedang siaran berita. Lalu dijelaskan oleh Pak Wisnu, bagaimana prosesnya sampai rekaman gambar di studio bisa sampai ke tv di rumah kita.</p>

<p>Jadi, gambar yang diambil kamera, lalu masuk ke tv-tv di master room, terus langsung dikirim oleh antena pemancar di luar menuju ke menara pemancar di Lembang. Nah, dari sana baru dipancarkan oleh menara yang beradius pancar 5 km ini, ke rumah masing-masing. Oh gitu toh, anak-anak menyimak penuh konsentrasi.</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_ruang.jpg" align="middle" /></p>

<p>&#8220;Terus Pak, gimana prosesnya sampai berita kebakaran misalnya, bisa sampai disiarkan?&#8221; tanya Bu Zulfa. &#8220;Kalau ada kejadian seperti itu, Bandung TV akan mengirim <em>reporter</em> dan <em>cameraman</em> untuk meliputnya. Nanti kaset berisi gambar kejadian akan diedit di editing room untuk memilih gambar yang bagus. Habis itu, dibuat naskah berita yang akan dibacakan penyiar. Begitu ceritanya.&#8221; jelas Pak Wisnu lagi sambil memperlihatkan naskah berita yang dibaca oleh penyiar.</p>

<p>&#8220;Nah, anak-anak inilah yang namanya nas&#8230;.&#8221; potong Pak Wisnu. &#8220;si&#8230;.&#8221; sambar Kelana. He, he&#8230; ketawa semua deh anak-anak. Kelana udah laper yah, ingetnya nasi aja? Kelana nih emang iseng berat, sampai sempat nyobain jadi penyiar, Tapi bukannya nyiarin berita malah cuma duduk berputar-putar aja di kursi putarnya mbak penyiar. He, he&#8230;</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_sarana.jpg" align="middle" /></p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_pakwisnu.jpg" align="left" />Terus, kita juga ditunjukin ruang master untuk menyiarkan gambar dan ruang editing untuk mengedit gambar-gambar sebelum disiarkan. Di ruang editing, banyak komputer yang menggunakan software Adobe Premiere Pro untuk mengedit gambar. Sedangkan di ruang master, banyak tv yang menangkap gambar dari kamera yang berbeda-beda. Kan di studio kameranya nggak hanya 1, tapi 3. Untuk mengambil gambar dari sudut yang berbeda. Gitu deh, penjelasannya.</p>

<p>Di luar kantor, kita juga melihat mobil Bandung TV yang digunakan untuk meliput. Di dalamnya juga ada tempat mengedit dan menyiarkan gambar langsung ke kantor. Antena pemancar TV yang berwarna oranye juga terlihat menjulang tinggi. Terus, ada juga 2 antena parabola kecil berwarna putih untuk mengirim gambar lewat satelit.</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_rambu.jpg" align="left" />Sebelum pamit, kita sempat berfoto bersama Pak Wisnu. Terus kita langsung ke Taman Lalu Lintas deh. Di sana, setelah membeli tiket anak-anak berbaris masuk dengan rapi. Kita naik sepeda, mandi bola, naik kereta api dan main di playgroundnya.</p>

<p>Akhirnya jam 12, kita semua masuk mobil untuk kembali ke SAB lagi. Sampai outing berikutnya, teman-teman&#8230;</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Apr/blog_tll.jpg" align="middle" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-b-outing-ke-bandung-tv-dan-taman-lalu-lintas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TK &amp; PG Outbond ke Jatihandap</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-pg-outbond-ke-jatihandap/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-pg-outbond-ke-jatihandap/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2007 07:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2007/04/04/tk-pg-outbond-ke-jatihandap/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Rabu 14 Maret kemarin, anak-anak PG, TK A &#38; TK B SAB outing outbound ke Saung Katineung di Jatihandap. Outing ini dalam rangka latihan pengendalian perahu karet atau bahasa kerennya Landing Craft Rubber (LCR).

Jam 8 pagi, anak-anak, guru dan orang tua yang mengantar, sudah berkumpul di parkiran atas. Akhirnya, setelah mengabsen dan membagikan snack, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Rabu 14 Maret kemarin, anak-anak PG, TK A &amp; TK B SAB outing outbound ke Saung Katineung di Jatihandap. Outing ini dalam rangka latihan pengendalian perahu karet atau bahasa kerennya Landing Craft Rubber (LCR).</p>

<p>Jam 8 pagi, anak-anak, guru dan orang tua yang mengantar, sudah berkumpul di parkiran atas. Akhirnya, setelah mengabsen dan membagikan snack, semuanya berangkat ke Jatihandap pada pukul 8.30. Perjalanan ke sana memakan waktu sekitar 1 jam. Guru yang ikut adalah guru TK B (Pak Soleh dan Bu Zulfa), guru TK A (Pak Wahyu dan Bu Nita), Bu Titin, Pak Eko, Pak Ganjar dan Pak Nandang.</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_semua-pemandangan.jpg" align="middle" /></p>

<p>Jl. Jatihandap sendiri letaknya di seberang terminal Cicaheum. Setelah menyusuri jalan Jatihandap dan ketemu jalan Sasakbatu, sampailah kita di lokasi Saung Katineung sekitar jam 9.15. Saung Katineng lokasinya cukup luas dan posisinya menurun ke bawah dari jalan raya. Di sana ada saung tempat beristirahat, kolam renang, kolam perahu, lapangan bola dan sungai berjembatan bambu.</p>

<p><span id="more-63"></span></p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_semua-pemanasan.jpg" align="middle" /></p>

<p>Turun dari mobil, anak-anak langsung berbaris di sisi kolam renang. Setelah itu, di bawah komando Pak Soleh, anak-anak menuruni tangga menuju ke lapangan. Mau pemanasan dulu nih ceritanya! Wah, anak-anak semangat banget nih pemanasannya&#8230; Semua mengikuti gerakan senam yang dipimpin Pak Soleh, Bu Zulfa, Pak Wahyu dan Bu Nita.</p>

<p>Kelar senam, anak-anak berlari mengelilingi lapangan untuk selanjutnya naik lagi ke atas. Wah, cape juga ya pemanasannya&#8230; anak-anak sampai kehausan tuh saking seriusnya&#8230; he, he, he&#8230; Sambil istirahat, anak-anak cari permainan sendiri. Ada yang main jungkat-jungkit atau putar-putaran di permainan yang tersedia di sana.</p>

<p>Jam 10, anak-anak berkumpul kembali di tepi kolam perahu. Masing-masing sudah mengenakan rompi pelampung, kecuali Ivo sama Bryan yang nggak punya. Jadi akhirnya Ivo minjem punya Ica deh. Kalau Bryan sih bablas, alias nggak pake pelampung langsung berperahu karet. Kolamnya nggak dalem sih, cuman sedengkulnya anak-anak!</p>

<p>Ada 2 jenis perahu. Perahu karet untuk anak TK B dan perahu kayu untuk anak TK A dan PG. Satu perahu karet muat 4 orang anak, 2 anak di kiri dan 2 anak di kanan. Mereka duduk di pinggir perahu karet dengan satu kaki mencebur ke air dan kaki lainnya tetap di dalam perahu. Gaya Cowboy Style gitu deh&#8230;</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_semua-berperahu.jpg" align="middle" /></p>

<p>Giliran pertama, kelompok Blue Wheel. Yudo dan Ica di depan sedangkan Ozan dan Ima di belakang. Masing-masing membawa dayung untuk dikayuh sesuai komando Pak Soleh. Berhubung masih amatir, jadi gaya ndayungnya belum kompak nih, akibatnya sang perahu berputar-putar tak terkendali. Ozan aja sampai nyebur dengan suksesnya&#8230;, he, he, he. Dengan perjuangan berat, akhirnya mereka berhasil juga mencapai posisi &#8220;harta karun&#8221; di tengah kolam!</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_adin-ivo.jpg" align="left" />Berikutnya kelompok Jelly Fish yang diawaki oleh Kelana dan Ivo di depan, sedangkan Bryan dan Adin di belakang. Kali ini yang nyebur Kelana&#8230; dan nggak cukup sekali, tapi berkali-kali! Anggota tim yang lain sampai kesal nih, karena Kelana nggak konsentrasi&#8230; keasyikan nyebur sendiri! Setelah berhasil meraih kantong plastik hitam &#8220;harta karun&#8221;, kelompok Jelly Fish pun kembali ke pangkalan. Adin dan Ivo berfoto dulu dong bareng &#8220;harta karun&#8221; yang isinya snack itu&#8230;</p>

<p>Setelah kelompok terakhir selesai (Little Shark : Haekal, Pica dan Biya), semuanya nyemplung ke kolam renang. Pak Wahyu langsung jadi bintang deh! Semua anak berebut nyipratin air sama naik ke bahu Pak Wahyu&#8230; wah, seru banget!</p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_semua-berenang.jpg" align="middle" /></p>

<p><img src="http://i163.photobucket.com/albums/t309/swasti_nadia/2007/2007Mar/blog_nangkep-ikan.jpg" align="left" />Bosen berenang, anak-anak pindah ke kolam lumpur buat berburu ikan. Ngeliat mereka pada asyik , berkubang lumpur, kayanya adegan ini cocok deh buat syuting deterjen Rinso! Berani kotor itu baik&#8230;</p>

<p>Setelah mandi dan makan siang, sekitar jam 1, anak-anak bersiap-siap pulang. Di dalam mobil, nggak tampak kalau mereka lelah. Malah asyik tebak-tebakan. Tebakannya Adin, &#8220;Paus apa yang bisa berjalan dan nggak suka makan ikan mentah?&#8221;. Anak-anak pada nggak tahu. &#8220;Nyerah?&#8221; tanya Adin lagi yang diiyakan anak-anak.&#8221; Pa Us..tad!&#8221;. He, he, he&#8230;</p>

<p>Nggak kerasa perjalanan berakhir di parkiran atas SAB. Anak-anak pun bubar kembali pulang ke rumah masing-masing. Kapan nih outbond seru kaya gini lagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2007/04/tk-pg-outbond-ke-jatihandap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pekan Buku</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2007/02/pekan-buku/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2007/02/pekan-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2007 16:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2007/02/03/pekan-buku/</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah Alam Bandung menyelenggarakan kegiatan Pekan Buku SAB 1&#8211;7&#160;Februari 2007 dengan kegiatan:


Kunjungan ke Pameran Buku IKAPI di Gedung Landmark Bandung pada tanggal 1&#8211;2&#160;Februari. Kegiatan ini dilakukan oleh semua kelas secara bergiliran.
Pembagian hadiah bagi siswa yang aktif meminjam buku selama semester I tahun ajaran 2006&#8211;2007.
Pengumpulan buku.


Sekolah Alam Bandung menerima barang-barang bekas layak pakai seperti kertas yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekolah Alam Bandung menyelenggarakan kegiatan Pekan Buku SAB 1&#8211;7&nbsp;Februari 2007 dengan kegiatan:</p>

<ol>
<li>Kunjungan ke Pameran Buku IKAPI di Gedung Landmark Bandung pada tanggal 1&#8211;2&nbsp;Februari. Kegiatan ini dilakukan oleh semua kelas secara bergiliran.</li>
<li>Pembagian hadiah bagi siswa yang aktif meminjam buku selama semester I tahun ajaran 2006&#8211;2007.</li>
<li>Pengumpulan buku.</li>
</ol>

<p>Sekolah Alam Bandung menerima barang-barang bekas layak pakai seperti kertas yang masih kosong pada satu sisi, botol plastik, kardus, dan lain-lain. Pengumpulan barang-barang tersebut hingga tanggal 7&nbsp;Februari dan diserahkan ke bagian Perpustakaan (Saung Minangkabau).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2007/02/pekan-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita dari Ibu Sri</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2007/01/berita-dari-ibu-sri/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2007/01/berita-dari-ibu-sri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2007 20:37:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2007/01/30/berita-dari-ibu-sri/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya menerima email dari Ibu Sri, pengajar seni di Sekolah Alam Bandung, berisi prestasi beberapa siswa SAB pada bulan Januari ini,


Tepatnya tanggal 13 Jan tim ekstra kurikuler biola (Aqilla, Hisyam, Nazar, Asrul, Fajar, dan Azmi) mengadakan pertunjukan biola dalam rangka peluncuran buku dan diskusi tentang &#8220;Selamatkan Boscha&#8221; yang diselenggarakan oleh Boscha, Departemen Astronomi ITB, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya menerima email dari <a href="http://sekolahalambandung.com/blogs/2006/12/19/terima-kasih-ibu-sri/">Ibu Sri, pengajar seni di Sekolah Alam Bandung,</a> berisi prestasi beberapa siswa SAB pada bulan Januari ini,</p>

<blockquote><p>
Tepatnya tanggal 13 Jan tim ekstra kurikuler biola (<strong>Aqilla</strong>, <strong>Hisyam</strong>, <strong>Nazar</strong>, <strong>Asrul</strong>, <strong>Fajar</strong>, dan <strong>Azmi</strong>) mengadakan pertunjukan biola dalam rangka peluncuran buku dan diskusi tentang &#8220;Selamatkan Boscha&#8221; yang diselenggarakan oleh Boscha, Departemen Astronomi ITB, dan komunitas TABO. Selain itu, beberapa anak bermain perkusi untuk berkolaborasi dengan anak TABO di panggung boneka Rokrak dalam acara yg sama. Mereka yang berpartisipasi: <strong>Nazar</strong>, <strong>Miftah</strong>, <strong>Gilang</strong>, dan <strong>Kholiddan Zahri</strong>.
</p>
<p>Pembimbing untuk kegiatan ini adalah saya sendiri, <strong>Pak Imam</strong>, dan <strong>Pak Yogi</strong>. Info tambahan: dalam rangka acara ini juga diadakan lomba mengarang tentang Boscha dan lomba menggambar. Beberapa anak SAB berhasil menang dalam lomba ini, yaitu <strong>Nadia</strong> (SD-6) untuk mengarang; <strong>Aqilla</strong> dan <strong>Hisam</strong> untuk lomba menggambar.
</p>
</blockquote>

<p>Terima kasih untuk Ibu Sri yang telah menguliskan cerita kegiatan siswa di luar sekolah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2007/01/berita-dari-ibu-sri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menang Lomba Mading</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2006/11/menang-lomba-mading/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2006/11/menang-lomba-mading/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2006 03:55:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2006/11/16/menang-lomba-mading/</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, berita dari Pak Mursid Wijanarko di mailing list Sekolah Alam Bandung:

Sekolah Alam Bandung menjadi Juara I dalam Lomba Majalah Dinding dalam  Pekan SMPK Yahya 2006 yang diselenggarakan oleh SMPK Yahya Bandung, pada tanggal 15 November 2006 . Tim SAB yang memenangkan ini beranggotakan Yusuf (Kl 5), Nazar (kelas 4), dan Nanda (kelas 4). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, berita dari Pak Mursid Wijanarko di <i>mailing list</i> Sekolah Alam Bandung:</p>

<blockquote><p>Sekolah Alam Bandung menjadi Juara I dalam Lomba Majalah Dinding dalam  Pekan SMPK Yahya 2006 yang diselenggarakan oleh SMPK Yahya Bandung, pada tanggal 15 November 2006 . Tim SAB yang memenangkan ini beranggotakan Yusuf (Kl 5), Nazar (kelas 4), dan Nanda (kelas 4). Tim ini dibimbing dan dilatih oleh Ibu Sri (ibu dari Nazar sekaligus guru seni di SAB).</p></blockquote>

<p>Anak-anak di rumah juga membicarakan berita tersebut dan saya baru mengerti dengan jelas setelah membaca kabar dari Pak Mursid.</p>

<p>Selamat kepada semua pihak, terutama Yusuf, Nazar, dan Nanda, yang telah berjuang pada lomba tersebut. Terima kasih kepada Ibu Sri yang telah menjadi motor di belakang usaha anak-anak ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2006/11/menang-lomba-mading/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelas 5 dan 6 Berkemah di Lembang</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2006/08/kemah-di-lembang/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2006/08/kemah-di-lembang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2006 07:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2006/08/10/kemah-di-lembang/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, dari pukul 06.00, siswa kelas&#160;5 dan&#160;6 sudah
berkumpul di tempat parkir Jalan Bukit Dago Utara (tempat yang
sering digunakan oleh orang tua untuk memarkirkan mobilnya pada saat
mengantar atau menjemput siswa). Acara hari ini adalah kemah di
Lembang yang diikuti oleh dua kelas di atas. Sebagian dari orang tua
yang mengantar anak-anaknya menunggu sampai rombongan berangkat.

Kendaraan yang digunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini, dari pukul 06.00, siswa kelas&nbsp;5 dan&nbsp;6 sudah
berkumpul di tempat parkir Jalan Bukit Dago Utara (tempat yang
sering digunakan oleh orang tua untuk memarkirkan mobilnya pada saat
mengantar atau menjemput siswa). Acara hari ini adalah kemah di
Lembang yang diikuti oleh dua kelas di atas. Sebagian dari orang tua
yang mengantar anak-anaknya menunggu sampai rombongan berangkat.</p>

<p>Kendaraan yang digunakan untuk berangkat ke Lembang adalah Angkutan
Kota (dicarter). Kemah di Lembang akan berlangsung dari Kamis pagi
hari ini sampai Jumat besok, 11 Agustus, sekitar pukul 09.00. Karena
anak-anak sudah mulai dilatih mempersiapkan perbekalannya sendiri,
kesibukan belanja perlengkapan ini lumayan juga. Saya perlu
mengantar Rayhan hingga sekitar pukul 21.00 ke Plasa Bandung Indah untuk
membeli perlengkapan. Alhamdulillah, dia sudah menunjukkan &#8220;tanggung
jawabnya&#8221; membawa bekal sendiri dan adiknya dari pintu gerbang
sekolah ke kelas; tentu dengan berhenti jika sudah dianggap berat.</p>

<p>Semoga mereka memperoleh pengalaman bermanfaat dengan berkemah di alam
terbuka. Sambil kita tunggu mereka besok pulang kembali ke sekolah.</p>

<p><b>[11/08]</b> Rombongan sudah pulang kembali ke rumah. Anak saya sudah menelepon dari rumah sekitar pukul 11.00.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2006/08/kemah-di-lembang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TELAH BEREDAR! ALBUM &#8220;SUARA ANAK ALAM&#8221;</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2006/06/telah-beredar-album-suara-anak-alam/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2006/06/telah-beredar-album-suara-anak-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2006 02:34:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2006/06/27/telah-beredar-album-suara-anak-alam/</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak Sekolah Alam Bandung menghadirkan karya kreatif mereka dalam Album “SUARA ANAK ALAM”.

Album ini menampilkan syair-syair puitis anak-anak tentang kedekatan mereka dengan alam, tentang ketegaran hati, tentang terima kasih mereka pada sang ibu.

Dengan lantunan suara yang polos dan bening, anak-anak mempersembahkan karya mereka bagi kita semua….





COMING SOON: “SUARA ANAK ALAM”: BEHIND THE SONGS…

Segera nanti saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Anak-anak Sekolah Alam Bandung menghadirkan karya kreatif mereka dalam Album “SUARA ANAK ALAM”.</p>

<p align="center">Album ini menampilkan syair-syair puitis anak-anak tentang kedekatan mereka dengan alam, tentang ketegaran hati, tentang terima kasih mereka pada sang ibu.</p>

<p align="center">Dengan lantunan suara yang polos dan bening, anak-anak mempersembahkan karya mereka bagi kita semua….</p>

<div><a href="http://www.flickr.com/photos/25952915@N00/175945766/">
<div><img alt="Cover CD Suara Anak Alam" src="http://www.flickr.com/photos/25952915@N00/175945766/" /></div>
</a></div>

<p><em><strong>COMING SOON: </strong></em><strong>“SUARA ANAK ALAM”</strong><em><strong>: BEHIND THE SONGS…</strong></em></p>

<p><em>Segera nanti saya postingkan kisah lengkap di balik hadirnya Album Suara Anak Alam ini&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2006/06/telah-beredar-album-suara-anak-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SERUNYA OUTING OUTBOUND DI BENDUNGAN CIRATA</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2006/06/serunya-outing-outbound-di-bendungan-cirata/</link>
		<comments>http://sekolahalambandung.com/2006/06/serunya-outing-outbound-di-bendungan-cirata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2006 06:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan di Luar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/blogs/2006/06/05/serunya-outing-outbound-di-bendungan-cirata/</guid>
		<description><![CDATA[“Asyiiik, mau nyebur, dong!” teriak anak-anak di atas perahu karet setelah mengayuh dayung sampai ke tengah bendungan sedalam 200 meter itu. Dilengkapi dengan life-jacket, anak-anak pun meloncat dari perahu dan menceburkan diri ke air yang berwarna kehijauan. Teriak riang bercampur dengan teriakan takut dari anak-anak yang berusaha mengatasi ketakutannya. Tak mau kalah dengan anak-anak, sebagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Asyiiik, mau nyebur, dong!” teriak anak-anak di atas perahu karet setelah mengayuh dayung sampai ke tengah bendungan sedalam 200 meter itu. Dilengkapi dengan life-jacket, anak-anak pun meloncat dari perahu dan menceburkan diri ke air yang berwarna kehijauan. Teriak riang bercampur dengan teriakan takut dari anak-anak yang berusaha mengatasi ketakutannya. Tak mau kalah dengan anak-anak, sebagian ibu-ibu yang mengantarkan anaknya pun ikut terjun menceburkan diri dan berteriak-teriak seolah kembali jadi anak-anak.</em></p>

<p><strong>P</strong>emandangan itu terjadi saat SAB melaksanakan Outing Outbound di Bendungan Cirata, tanggal 31 Mei yang lalu. Kegiatan rutin ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Outbound seperti yang telah ditetapkan. Anak-anak, orang tua pendamping, dan tentu saja guru berangkat dari pelataran parkir Dago Tea House pukul 6.45 pagi. Dengan menggunakan 4 truk tentara milik Pussenif dan kendaraan pribadi orang tua, rombongan berkonvoi dari Bandung menuju Waduk Cirata.</p>

<p>Sebelumnya anak-anak dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing diawasi guru dan orang tua pendamping. Nama kelompoknya pun disesuaikan dengan temanya, mulai dari Bintang Laut, Paus Biru, Kuda Laut, dan lain-lain.</p>

<p><span id="more-23"></span></p>

<p>Setelah menghabiskan 1,5 jam perjalanan, rombongan pun sampailah di Waduk Cirata. Setelah beristirahat sejenak dan makan <em>snack</em> yang dibagikan, anak-anak melakukan pemanasan untuk persiapan kegiatan inti. Pemanasan ini dipimpin oleh guru.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378196/"><strong>Foto: Pemanasan</strong></a></p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378196/"><em>
</em> </a></p>

<p>Kemudian kelompok anak-anak dikumpulkan menjadi dua <em>shift</em>. Shift pertama langsung mengikuti acara mendayung perahu karet, sedangkan Shift Kedua mengikuti pengamatan ekologi.</p>

<blockquote><a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378198/i"><strong>Foto: Pengamatan</strong></a></blockquote>

<p>Pada acara Shift kedua yang saya ikuti, anak-anak dibawa ke dekat bangunan bendungan. Bangunan bendungan ini berdiri tegak di antara dua bukit yang menjadi dinding alam bendungan Cirata. Di sini anak-anak bereksplorasi dan mencatat benda-benda apapun yang mereka lihat di sekitarnya. Setelah itu mereka dibawa kembali ke <em>base</em> dan melakukan pengamatan ekologi. Anak-anak disini ditugaskan untuk mencatat ciri-ciri tumbuhan yang mereka pilih secara berkelompok.</p>

<p>Setelah itu, Bu Sri dari Divisi Art mengajak anak-anak Shift kedua ini menuangkan apa yang mereka lihat ke dalam gambar bebas. Diiring lantunan lagu dengan syair ciptaan anak-anak yang dinyanyikan Pak Isa (Pak Guru Seni Musik), anak-anak pun menggambar dengan imajinatifnya, seperti munculnya helikopter di atas bendungan, walaupun tak pernah ada helikopter melintas di bendungan itu.</p>

<p><strong> </strong></p>

<p><strong>Rafting sesi pertama
</strong>Pada sessi pertama, anak-anak secara berkelompok naik perahu karet didampingi guru dan instruktur FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia), tempat SAB menyewa perahu karet. Di sesi ini, anak-anak belajar kekompakan dengan mendayung bersama-sama berdasar aba-aba, sehingga laju perahu karet bisa kencang. Mereka berdayung memutari bendungan. Yang hebat dari anak-anak adalah keberanian mereka untuk langsung mencoba dan berhamburan ke perahu, mungkin berbeda dengan kita sebagian orang tua yang secara tak sadar diserang rasa takut bila disuruh mencoba.Ketika menuju kembali ke tempat pendaratan, anak-anak dengan semangat berlomba untuk sampai paling dulu. Terpancar wajah senang dengan mata berbinar ketika naik kembali ke darat. Sebagian bahkan kepingin untuk masuk ke perahu lagi. Tetapi karena sudah masuk waktu makan siang dan sholat, maka semuanya pun naik ke <em>base</em>.</p>

<blockquote><strong> Foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378200/">Persiapan,</a> <a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378202/">Siap-siap Naik Perahu</a>, <a href="http://www.flickr.com/photos/95047304@N00/163378203/">Dayuuuung!</a></strong></blockquote>

<p><strong></strong><strong>Rafting sesi kedua
</strong>Pada sesi dua ini acara menjadi lebih seru, karena ada simulasi dan latihan membalikkan perahu dan naik ke perahu setelah mengapung-apung di air. Sesi ini dipimpin Pak Laury, dibantu Pak Eko, Ganjar, dan tim pendamping dari FAJI. Kelompok pertama yang dipilih adalah kelompok anak-anak yang sudah bisa berenang di kelas empat dan lima.</p>

<p>Pada sesi dua ini acara menjadi lebih seru, karena ada simulasi dan latihan membalikkan perahu dan naik ke perahu setelah mengapung-apung di air. Sesi ini dipimpin Pak Laury, dibantu Pak Eko, Ganjar, dan tim pendamping dari FAJI. Kelompok pertama yang dipilih adalah kelompok anak-anak yang sudah bisa berenang di kelas empat dan lima.</p>

<p>Pertama-tama anak-anak diminta meloncat dari perahu dan mencebur ke air. Terlihat keragu-raguan di wajah anak-anak saat pertama kalinya. Ada yang masuk ke air dengan pelan-pelan, ada yang tidak mau, tapi ada pula yang langsung mencebur. Begitu semuanya sudah masuk ke air, lenyap sudah keragu-raguan mereka dan digantikan dengan teriak <em>excitement</em> sambil berenang kesana-kemari di sekitar perahu.</p>

<p>Kemudian anak-anak diajari naik ke perahu yang terbalik dan membaliknya dengan cara menarik tali perahu itu dengan berat badan tubuh ke samping sampai terbalik. Ada pula anak-anak yang disuruh berpegangan di samping perahu yang terbalik, sehingga begitu perahu ditarik dan anak-anak itu langsung masuk ke badan perahu.</p>

<p>Setelah naik, anak-anak diajari juga untuk membantu temannya naik kembali ke perahu dengan teknik yang benar. Disini anak-anak belajar bekerja sama, karena untuk menarik satu anak, harus ada anak yang menarik dari atas perahu dan ada anak yang berada di air yang mendorong dari bawah.</p>

<p>Setelah itu susul-menyusul kelompok-kelompok lain mencebur dan membalikkan perahu. Tak mau ketinggalan anak-anak kelas tiga, dua, dan satu. Semuanya tak mau ketinggalan nyebur dan merasakan berenang-renang di tengah waduk itu. Yang menarik, ada anak yang begitu mencebur terus teriak-teriak ketakutan. Tetapi begitu ditenangkan dan diajari caranya, anak inipun bisa santai dan bahkan menikmatinya.</p>

<p>Melihat semua itu, sebagian ibu-ibu yang mendapatkan kesempatan berperahu akhirnya terjun juga menceburkan diri ke air danau yang kehijauan itu. Mereka tak melewatkan kesempatan untuk dapat berenang-renang di waduk seperti anak-anak mereka. Tawa riang dan teriakan gembira pun lepas terdengar dari ibu-ibu yang basah kuyup itu. Tak kurang ada 7 ibu. Bahkan saking ingin menikmatinya, Ibu Wiwid (ortu Kiki kelas 2) terus-terusan mengapung dan bergelayutan di perahu ortu dari tengah sampai ke pinggir waduk. Padahal dia sama sekali tidak bisa berenang! Katanya setelah di darat, outing yang lalu dia sudah berperahu, masa sekarang tidak ‘naik kelas,’ dengan menceburkan diri ke air!</p>

<p>Sesi ini ditutup dengan latihan membalikkan perahu oleh calon-calon guru baru SAB. Bersama guru-guru senior, mereka dibawa ke tengah waduk dan berbasah kuyup seperti anak-anak belajar membalikkan perahu. Orang tua yang ikut dalam sesi inipun mau tidak mau ikutan berbasah ria. Padahal tadinya Cuma mau berdayung-dayung saja karena tidak bawa baju ganti. Kata orang Jawa, <em>opo tumon!</em></p>

<p>Menjelang sore, terpaksa acara outing outbound ini harus diakhiri. Inipun harus dengan terpaksa harus melarang anak-anak yang sudah ketagihan dan pengin berperahu dan nyebur lagi ke waduk. Memang anak-anak yang nggak kenal capek!</p>

<p>Dengan berkonvoi kembali, perjalanan pulang kembali menyusuri liku-liku jalan pegunungan sampai Bandung. Terpancar kepuasan dan rasa senang dari wajah-wajah anak-anak. (Kalau disuruh menginap dengan janji besok berperahu lagi pun, pasti anak-anak itu mau!) Setelah Maghrib, sampailah konvoi di pelataran parkir Dago Tea House Bandung. Hujan gerimis menyambut anak-anak yang telah mengantungi dan membawa pulang pengalaman tak terlupakan itu. Semoga menjadi bekal bagi masa depan mereka!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahalambandung.com/2006/06/serunya-outing-outbound-di-bendungan-cirata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
