Siapa komunitas di sekolah alam yang tak kenal salingsapa.com? Jawabannya besar kemungkinan hampir tak ada. Setidaknya untuk siswa yang sudah belajar komputer dan menggunakan internet mengenal bahwa itu merupakan jejaring sosial yang di”olah” oleh seorang siswa SMP Sekolah Alam Bandung bernama Muhammad Yahya.
Tulisan ini terinspirasi saat saya coba cari situs salingsapa.com di google dan sekitar 1,370,000 hasil pencarian dalam 0.13 detik dan hasilnya cukup menarik, situs salingsapa.com memang banyak digemari terutama oleh anak-anak remaja.
Banyak tulisan menarik seputar karya anak SMP ini di internet, di bawah ini beberapa link diantaranya:
http://www.witular.com/2011/02/salingsapacom-sarana-silaturahmi.html
Banyak dukungan dan anggapan positif yang diberikan akan tetapi ada juga pandangan yang berkesan meremehkan bahkan tuduhan penjiplakan (plagiator), dan ketidakpercayaan bahwa yang membuat situs tersebut adalah murni Yahya seorang. Belum lagi banyak yang kesulitan dalam mendaftar serta beberapa komentar yang menyatakan lebih sulit pengaturannya dan lain sebagainya.
Saya pribadi memang belum banyak mendalami salingsapa.com apalagi saya baru saja mengaktifkan kembali akun facebook setelah lebih dari setahun absen karena berbagai pertimbangan. Dan saat ini saya selaku orang tua yang punya anak remaja yang dulunya satu kelas dengan Yahya (mungkin) hanya bisa mengijinkan anak saya untuk masuk situs salingsapa bukan facebook karena usianya belum genap 13 tahun serta pertimbangan sisi positif lebih sedikit dari sisi negatifnya (banyak terjadi hal buruk yang menimpa anak-anak remaja akibat facebook).
Ketinggalan zaman! kuno!over protektif! dan sederet anggapan buruk bisa saja mampir jika saya saat ini belum mengijinkan anak saya membuat akun facebook karena banyak sekali teman-temannya dan anak-anak lain dengan memanipulasi usia yang sudah masuk Facebook, tapi bagaimanapun saya tetap berpendapat untuk memberikan anak mendapatkan “kematangan sosial” terlebih dulu sebelum masuk jejaring sosial di dunia maya.
Salingsapa.com mungkin saja bisa jadi jalan keluar bagi anak-anak usia 6 tahun ke atas yang ingin berkomunikasi lewat dunia maya karena mudah-mudahan lebih aman dan islami, itupun dengan catatan pengawasan ketat dari orang tua tetap diupayakan.
0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.