<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bagaimana Menyikapi Ujian Nasional 2010? (lanjutan)</title>
	<atom:link href="http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/</link>
	<description>Sekolah Terindah dalam Hidupku</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 May 2010 06:02:43 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: danil</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-982</link>
		<dc:creator>danil</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 03:25:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-982</guid>
		<description>&lt;p&gt;salam sejahtera....dengan adanya UN ini menbuat siswa menjadi trouma olah karena,jika suatu saat siswa tidk lulus akan menjadi beban baig para siswa yang tidak lulus.hnay dengan 3 mata pelajaran yang menntukan 3 tahun,.....maka sia-sialah pengergorbanan orang tua untuk membiayai anaknya..........tapi bagi siswa sekalian supaya tetap berjuang dalam menghadapi UN.....semangat......///////////////&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam sejahtera&#8230;.dengan adanya UN ini menbuat siswa menjadi trouma olah karena,jika suatu saat siswa tidk lulus akan menjadi beban baig para siswa yang tidak lulus.hnay dengan 3 mata pelajaran yang menntukan 3 tahun,&#8230;..maka sia-sialah pengergorbanan orang tua untuk membiayai anaknya&#8230;&#8230;&#8230;.tapi bagi siswa sekalian supaya tetap berjuang dalam menghadapi UN&#8230;..semangat&#8230;&#8230;///////////////</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hari</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-968</link>
		<dc:creator>Hari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 02:32:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-968</guid>
		<description>&lt;p&gt;UN perlu pengkajian yg lebih mendalam. UUnya sudah bagus, PP No. 19 Tahun 2005 harus segera direvisi hal-hal yg tidak sinkron dengan &#039;bahasa bathin&#039; dari UU No.20 Tahun 2003. Semoga anak2 kita tidak menjadi &#039;korban dari ketidak sengajaan kita&#039;&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UN perlu pengkajian yg lebih mendalam. UUnya sudah bagus, PP No. 19 Tahun 2005 harus segera direvisi hal-hal yg tidak sinkron dengan &#8216;bahasa bathin&#8217; dari UU No.20 Tahun 2003. Semoga anak2 kita tidak menjadi &#8216;korban dari ketidak sengajaan kita&#8217;</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nisa</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-705</link>
		<dc:creator>Nisa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 14:38:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-705</guid>
		<description>&lt;p&gt;Wah sungguh perbincangan yang bermanfaat ^_^
Saya setuju dengan bila indikator kelulusan di tentukan sendiri oleh sekolah yang bersangkutan, sebab memang sekolah itulah yang mengetahui bagaimana kualitas kemampuan anak didik mereka.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dan satu lagi perkataan dari pak Munif yg sy sependapat bahwa anak-anak kita harus belajar dengan cara yang MENYENANGKAN tanpa adanya TEKANAN !&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bila sesuatu dilakukan karena tekanan atau paksaan, maka anak2 kita akan berpikir utk berbuat tidak jujur dalam ujiannya. Sehingga niat anak kita yang awalnya ingin mendapat ilmu, berubah menjadi ingin mendapat nilai yang tinggi untuk bisa lulus.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah sungguh perbincangan yang bermanfaat ^_^
Saya setuju dengan bila indikator kelulusan di tentukan sendiri oleh sekolah yang bersangkutan, sebab memang sekolah itulah yang mengetahui bagaimana kualitas kemampuan anak didik mereka.</p>

<p>Dan satu lagi perkataan dari pak Munif yg sy sependapat bahwa anak-anak kita harus belajar dengan cara yang MENYENANGKAN tanpa adanya TEKANAN !</p>

<p>Bila sesuatu dilakukan karena tekanan atau paksaan, maka anak2 kita akan berpikir utk berbuat tidak jujur dalam ujiannya. Sehingga niat anak kita yang awalnya ingin mendapat ilmu, berubah menjadi ingin mendapat nilai yang tinggi untuk bisa lulus.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ella</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-702</link>
		<dc:creator>ella</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:03:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-702</guid>
		<description>&lt;p&gt;Assalamu&#039;alaikum wr wb.
Maaf, saya sependapat dengan pak Munif. Singkatnya, UN lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Masalah ini harus diselesaikan, tidak boleh membiarkan masyarakat bingung, dan kita harus berperan aktif, terlebih siapapun yang diamanahi berperan sebagai pendidik. Kita yakin bersama kesulitan itu teriring kemudahan. Watawwa shoubil haq watawwa shoubisshobr.
ayo... semangat!
wassalam&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr wb.
Maaf, saya sependapat dengan pak Munif. Singkatnya, UN lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Masalah ini harus diselesaikan, tidak boleh membiarkan masyarakat bingung, dan kita harus berperan aktif, terlebih siapapun yang diamanahi berperan sebagai pendidik. Kita yakin bersama kesulitan itu teriring kemudahan. Watawwa shoubil haq watawwa shoubisshobr.
ayo&#8230; semangat!
wassalam</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuria Pratiwhi Cleopatra</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-585</link>
		<dc:creator>Yuria Pratiwhi Cleopatra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:48:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-585</guid>
		<description>&lt;p&gt;Menurut saya, Ujian Nasional merupakan sebuah sarana...sifatnya netral. Memperdebatkan perlu tidaknya UN merupakan hal yang tidak ada habis2nya, selalu akan ada pro dan kontra..UN sama dengan teknologi, baik buruknya sangat tergantung pada &#039;subjek&#039; /pelaku-nya. 
Jika  UN dikatakan menyimpan potensi ketidakjujuran, tanpa UN pun sama saja...siapa yang menjamin bahwa sekolah yang bersangkutan akan menilai seorang anak secara objektif??
Dengan atau tanpa UN, masalah-masalah yang disebutkan di atas tetap akan ada.
Saat kualitas pendidikan kita begitu minim, oran mulai mencari sesuatu yang dapat dikambinghitamkan...dan sesuatu itu adalah UN..
Jika kurikulum, metoda, dan akhlak pejabat dinas pendidikan, guru, kepala sekolah, orang tua dan murid itu sendiri tidak diperbaiki, pendidikan Indonesia tidak mungkin bisa maju.
Rasanya perdebatan tentang UN ini hanya akan menciptakan polemik, menambah masalah, menimbulkan perpecahan, menghabiskan waktu dan biaya..
Biarlah polemik UN ini didiskusikan dengan baik oleh para ahli...
Selebihnya, apapun keputusan yang dihasilkan kita sikapi secara positif..
Dengan atau tanpa UN..Sekolah Alam Bandung siap menghadapi masa depan yang lebih baik..Insya Allah&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, Ujian Nasional merupakan sebuah sarana&#8230;sifatnya netral. Memperdebatkan perlu tidaknya UN merupakan hal yang tidak ada habis2nya, selalu akan ada pro dan kontra..UN sama dengan teknologi, baik buruknya sangat tergantung pada &#8217;subjek&#8217; /pelaku-nya. 
Jika  UN dikatakan menyimpan potensi ketidakjujuran, tanpa UN pun sama saja&#8230;siapa yang menjamin bahwa sekolah yang bersangkutan akan menilai seorang anak secara objektif??
Dengan atau tanpa UN, masalah-masalah yang disebutkan di atas tetap akan ada.
Saat kualitas pendidikan kita begitu minim, oran mulai mencari sesuatu yang dapat dikambinghitamkan&#8230;dan sesuatu itu adalah UN..
Jika kurikulum, metoda, dan akhlak pejabat dinas pendidikan, guru, kepala sekolah, orang tua dan murid itu sendiri tidak diperbaiki, pendidikan Indonesia tidak mungkin bisa maju.
Rasanya perdebatan tentang UN ini hanya akan menciptakan polemik, menambah masalah, menimbulkan perpecahan, menghabiskan waktu dan biaya..
Biarlah polemik UN ini didiskusikan dengan baik oleh para ahli&#8230;
Selebihnya, apapun keputusan yang dihasilkan kita sikapi secara positif..
Dengan atau tanpa UN..Sekolah Alam Bandung siap menghadapi masa depan yang lebih baik..Insya Allah</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kurnia H</title>
		<link>http://sekolahalambandung.com/2009/11/bagaimana-menyikapi-ujian-nasional-2010-lanjutan/comment-page-1/#comment-584</link>
		<dc:creator>Kurnia H</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 05:25:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sekolahalambandung.com/?p=150#comment-584</guid>
		<description>&lt;p&gt;Visi Misi dan Tujuan Pendidikan yang agung dan luhur , tereduksi oleh assesment parsial melalui UN.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Visi Misi dan Tujuan Pendidikan yang agung dan luhur , tereduksi oleh assesment parsial melalui UN.</p>]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
