Skip to content


School of Universe

Dikutip dari majalah Tempo edisi 11 Maret 2007, rubrik Pendidikan,

Ide pendirian sekolah ini [School of Universe] sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep sekolah alam yang, antara lain, digagas Lendo Novo, anggota staf ahli di Kementrian Badan Usaha Milik Negara, pada 1997. Tiga tahun silam, Lendo dan kawan-kawan berembuk. Setelah mengevaluasi sekolah alam, mereka berkesimpulan terdapat kekurangan di sekolah itu, Untuk menjadi manusia yang mandiri, mereka harus bisa menghidupi diri sendiri. Caranya ya, dengan berbisnis, kata Suhendi.

Apakah Sekolah Alam perlu berbenah? Harus — ada atau tidak ada “School of Universe”.

Apakah Sekolah Alam harus ikut menjadi “sekolah berbisnis untuk anak-anak”? Menurut saya, tidak perlu terlalu reaktif. Yang lebih penting adalah kejelasan arah dan istiqomah di jalan tersebut. Insya Allah akan menjadi manfaat di kemudian hari.

Posted in Berita dan Informasi.


4 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Hamdiyatur Rohmah says

    Senang rasanya masih banyak kawan yang berjuang untuk melahirkan generasi terbaik dunia-akhirat. Pendidikan bukan merupakan bisnis dengan manusia, namun pendidikan merupakan bisnis dengan Malaikat. Dia selalu mencatat setiap pelajaran yang diberikan setiap jiwa “guru”. Selamat berjuang!!!

  2. siti rahmawati says

    subhanallah…menurut saya ini sekolah yang cocok untuk mendidik generasi Indonesia yang mandiri. btw,gimana caranya ya klo saya ingin menjadi pengajar disana? saya lulusan program studi matematika ITB. Semoga ada peluang buat saya.

  3. asmuni marzuki says

    Sebenarnya Sekolah alam dan school of universe didirikan mengacu pada sirah Nabawiyah

    Sekolah ini didirikan berdasarkan rekontruksi hidup Rasulullah saw. Ada 3 fase kehidupan Rasulullah saw yang menjadi rujukan : 1. fase anak-anak (usia SD) : Rasulullah saw menjadi pengembala dengan kata lain Rasulullah dibesarkan di alam, mengembala dapat melatih kesabaran dan keuletan (termasuk melatih fisik di tengah terik matahari yang menyengat) dari sini lahir Sekolah Alam (tingkat SD) 2. Fase Remaja : di Usia 12 tahun Rasulullah saw mengikuti dan membantu usaha dagang pamannya, sampai akhirnya Rasulullah saw bekerja dengan Khadijah kemudian menikahinya dengan mahar 100 ekor unta, artinya di usia 12-25 tahun(usia SMP-SMA dan Kuliah) Rasulullah saw belajar berbisnis. Dari sinilah kemudian Bang Lendo membuat SOU ditingkat Sekolah Menengah (SMP&SMA)SOU menitikberatkan pada bisnis dengan harapan melahirkan calon pengusaha, kemudian di tingkat Perguruan Tinggi “Maestro”menghasilkan pengusaha, dengan begitu sebelum usia 25 tahun alumninya sudah bebas finansial alias kaya

  4. Hamdiyatur Rohmah says

    Berkunjung ke SOU serasa masuk lingkungan sekolah sendiri. Ciri khas sekolah alam di masing-masing kota bisa menjadi menu pendidikan tersendiri. Perlu adanya jalinan komunikasi yang lebih erat dan kontinyu dalam revolusi sistem pembelajaran. Kurikulum diknas masih butuh disederhanakan dalam proses ketuntasan belajar bagi siswa. Agar guru dan siswa tidak merasa dikejar-kejar target pembelajaran. Yuk, bikin inovasi kurikulum sekolah alam dengan jaringan yang lebih luas yuuuuukkk.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

Powered by WP Hashcash